Rabu, 06 April 2011

Ikhwan ?

corat-coret kali ini terinspirasi dari temen sekelas. Tak hanya satu, "mungkin" hampir keseluruhan mahasiswa . Tetapi, ide untuk menulis ini muncul ketika salah satu teman sekelas dan salah satu teman seorganisasi sontak mengagetkan salah seorang teman seorganisasi.

Cerita ini berawal dari teman, sebut saja si A. Ia memberitahukan bahwa ia di remove dari account jejaring sosial (sebut saja si B). Masalah remove meremove friend di account jejaring sosial menurut kami (aku dan si A) adalah hal yang riskan saat orang yang meremove kita adalah teman yang kita tahu asal usulnya (maklum banyak juga temen jejaring sosial yang notabene kita juga gga kenal siapa dia). Usut punya usut akhirnya gue nge-cek benarkah kenyataan itu ? ya, sepulang dari kampus gue langsung nyoba buka account jejaring sosial. DAN ? right ! dia telah meremove si A bahkan gue juga ! WHY ? kata itu yang langsung muncul dibenak gue saat itu !

Iseng, gue message tuh orang *meski sebenernya bisa nanya langsung di kampus, dan jawabannya adalah :

aku : eitss ada yang meremove saya sepertinya. hmmm

Si B : maaf, ada suatu alasan mengapa saya me-remove para wanita.
maaf dn harap maklum. bisa ditanyakan kalau butuh penjelasan. :)

aku : alasannya?

Si B : ditakutkan saya menjadi berkholwat dengan lawan jenis. dan berkumpul dengan lawan jenis dalam suatu wadah.. kehati2an yang membuat saya menjadi seperti ini.
terlalu banyak wajah wanita yang terpampang di facebook saya..
walaupun dalam bentuk foto/gambar,
semoga Allah memberi hidayah kepada kita..
kemudian ada link jika Anda berkenan mengunjungi (yang berisi dalil-dalil kuat mengapa saya lakukan ini):



dan masih banyak sumber yang menyatakan tentang hal tersebut..
harap maklum.. :))
Saya pun hanya penuntut ilmu yang masih awam..
saya akui kelemahan saya di beberapa hal, namun jika Anda melihat saya melakukan hal tersebut harap tegur saya. karena semua ini kesalahan saya, dan saya bukannya orang yang luput dari keslahan.
termasuk di kelas, kopma, ataupun t4 lainnya...

terimakasih atas perhatiannya, harap maklum..

maaf klau seperti menggurui.
semoga bermanfaat
wassalamu'alaikum..

aku : waww . sontak kaget !

hmm yasuda klo itu kepercayaanMu
semoga kita tetap teman dan bisa bekerja sama di bidang yang kita geluti

Si B : y

yeahh, dari jawabannya dapat dikatakan bahwa alasannya adalah berupa kepercayaan agama. Memang jarak antara wanita dan laki-laki harus ada, tapi aku baru tau klo friend di jejaring sosial pun menjadi persoalan.

Semenjak saya memasuki kampus ini, kehidupan berubah drastis ! JARAK sangat terasa, tak ada lagi sahabat khususnya laki-laki seperti saat SMA dulu. Samapai sekarang saya masih merasa heran dengan pergaulan disini meski anjuran agama memang seperti itu adanya. Apabila dibandingkan teman se SMA dulu, sangat jauh jauh berbeda, meski ada salah satu teman saya yang bisa dibilang Ikhwan, tapi dia mengajarkan pada kebaikan dan tidak mengadakan jarak di antara kami

mungkin ini sekelumit pengalaman pribadi yang "masih" belum bisa saya terapkan. Tapi ini juga menyangkut masalah agama, masalah yang sangat riskan apabila dibahas terus menerus

*maaf yaa bagi yang tersinggung atau apa pun lah, ini hanya luapan pengalaman. Dan memang saya adalah orang yang masih terlalu awan terhadap agama saya sendiri. saya akan berusaha mengerti dan memahaminya lebih jauh lagi :))

dan saya yakin
berbagai perbedaan akan menjadi indah pada waktunya :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar